• 1
  • 2
  • 3

Pengertian Sistem Inventory

Kategori :  Berita  -  Ditulis pada : 2017-12-19 19:50:49  -  Oleh : Aziz muslim

Pengertian Sistem Inventory
Share Button


Pengertian Sistem Inventory (Persediaan Barang)
    Analisa dari sistem penjualan memiliki kelemahan yang sama dengan kelemahan yang terdapat pada sistem pemesanan dan pengiriman barang.
validasi dari supervisor itu sendiri. Apabila pesanan barang yang dipesan oleh teknisi tersebut disetujui dan masih terdapat persediaannya, maka proses selanjutnya adalah penyerahan barang dari supervisor ke teknisi yang bersangkutan. Setelah teknisi menerima barang tersebut, teknisi kemudian memasangkannya pada unit yang akan diperbaiki lalu menyerahkan faktur serta manajer setiap bulan. barang kepada tentang pengeluaran laporan membuat Supervisor supervisor. mendokumentasikan faktur yang diterima dari teknisi dan melaporkannya kepada laporan kepada bagian adminstrasi umum. Bagian administrasi umum kemudian
Proses Terjadinya Pemesanan dan Pengiriman Barang
    Berjalannya sistem persediaan barang bermula saat terjadinya pemesanan barang untuk persediaan di gudang. Pemesanan barang dimulai saat bagian teknisi memeriksa unit customer dan mendapatkan adanya barang yang harus diganti, kemudian teknisi memberikan penawaran kepada customer. Apabila customer setuju maka teknisi akan memberikan laporan harian kepada administrasi umum.
    Setelah itu administrasi umum menyerahkan salinan penawaran kepada administrasi gudang. Apabila spare part yang diminta tidak ada di gudang maka spare part tersebut dimasukkan dalam laporan kebutuhan spare part untuk kemudian diserahkan kepada bagian menyerahkan laporan bulanan kepada manajer. finance ,financebulanan kepada laporan menyerahkan administrasi gudang dan umum adminstrasi Kemudian masuk. barang data memasukan umum Administrasi itu, Setelah finance. kepada faktur salinan dan order delivery salinan menyerahkan juga umum finance untuk dianalisa. Apabila disetujui maka finance akan membuat stock requisition, validasi dan menyerahkan stock requisition tersebut kepada manajer untuk divalidasi. Setelah itu stock requisition dikembalikan kepada finance, kemudian finance menyerahkan salinan stock requisition kepada adminsitrasi gudang untuk disimpan dan administrasi umum untuk pemesanan barang. Administrasi umum memesan barang tersebut ke supplier. Setelah barang pesanan disiapkan supplier maka bagian deliveryman mendatangi supplier untuk memeriksa barang dan surat kelengkapan terlebih dahulu, setelah itu barang dibawa dan diserahkan kepada administrasi gudang.
    Kemudian ditandatangani oleh administrasi gudang setelah diperiksa oleh keduanya. Setelah itu, administrasi gudang menata barang di gudang kemudian memasukkan data barang masuk dan menulis pada stock card. Setelah itu administrasi gudang menyerahkan salinan delivery order, salinan faktur dan salinan stock requisition kepada administrasi umum.
Pengertian Sistem Inventory (Persediaan Barang)